Minggu, 18 Maret 2012

Agar dicintai ALLAH

Ahabbah (Cinta) adalah manzilah (kedudukan) yang diperebutkan oleh orang-orang yang berlomba-lomba menuju ilahi. Cinta adalah nutrisi hati, pelepas dahaga jiwa, penyejuk mata dan kebahagian jiwa. Kehidupan tanpa cinta adalah kematian. Cinta adalah cahaya, yang tanpanya seseorang bisa tersesat dalam lautan kegelapan.cinta juga bisa sebagai obat penawar, yang tanpanya seseorang akan diserang oleh segala macam penyakit.
Cinta allah pada hamba adalah nikmat besar dan paling berharga. Berikut adalah tanda cinta allah pada hambanya:
1. Perlindungan pada dunia
2. Pemeliharaan yang baik
3. Dikaruniai sifat lemah lembut
4. Diterima penduduk bumi.
5. Mendapat cobaan
6. Mati dalam keadaan melakukan amal shalih
Adapun amal-amal yang mendatangkan Mahabbatullah (Cinta Allah) adalah sebagai berikut:
1. Membaca al-qur’an sambil memahami maknanya
2. Mendekatkan diri kepada Allah dengan ibadah sunnah, setelah ibadah wajib
3. Selalu mengingat Allah disetiap saat, baik dengan lisan hati, amal atau keadaan
4. Pengenalan dan penyaksian hati akan nama-nama dan sifat-sifat Allah
5. Remuk redam hati di hadapan Allah
6. Menjauhi segala hal yang bisa menghalangi hati dari Allah
7. Mengikuti Nabi SAW dalam perbuatan, ucapan dan akhlaknya
8. Zuhud terhadap dunia

Factor yang membawa rasa rindu adalah cinta, sehingga ada yang mengatakan “ karena cintaku padanya, tumbuhlan rindu; karena mencintainya, ingin sekali aku bersua dengannya.” Cinta adalah benih di hati, sedangkan rindu adalah salah satu buahnya. Karena kuatnya hubungan rindu dan cinta, satu sama lain saling menggantikan dan melengkapi. Ringkasnya, hati seorang pecinta selalu dalam perjalanan yang tak kunjung berakhir menuju kekasihnya.




Alasan penulis menulis tulisan ini ialah supaya kita senantiasa di cintai dan mencintai Allah SWT. Penulisan ini penulis ambil dari sebuah buku yang pengarangnya ialah Bapak Abdul Hadi Hasan Wahbi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar